Mush'ab Zahra Blog

Inspirasi Hidup

Sertifikat Haji

Tahun ini Haji Khadavi akan menunaikan haji untuk kedua kalinya. Pamitan haji pun diselenggarakan secara besar-besaran.

“Pak Khadavi hebat, ya, bisa naik haji dua kali,” kata Ardian, seorang pemuda yang terobsesi menjadi haji muda.

“Panggil saya Haji Khadavi! Ingat lho, saya sudah jadi haji. Ya..ya.., kalau orang bilang sekali haji pasti ketagihan. Aku doakan agar kamu segera menyusul, Nak…,” kata Haji Khadavi sambil menekankan kata ‘haji’.

“Amiinn. Eh, tapi mengapa harus haji berkali-kali? Mengapa tidak memberi kesempatan pada orang lain yang belum haji?” tanya Ardian lagi.

“ Nah, itu dia. Kita tidak boleh mengalah dalam hal ibadah. Ya, semakin banyak sertifikat haji yang kuperoleh, semakin mabrur hajiku. Lagian sertifikat haji itu aku beli mahal,” kata Haji Khadavi sambil menepuk dadanya sombong.

“Oh… haji itu ada sertifikatnya ya Pak Haji?? Kalau begitu nanti saya titip dibelikan sertifikat haji atas nama saya saja. Biar saya nggak usah jauh-jauh naik haji ke Mekah. Wah, kalau sudah punya sertifikat haji, bisa dipanggil haji nih,” kata Ardian wajahnya penuh dengan harapan.

“???……..???”

December 4, 2010 - Posted by | anekdot | , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: